Sekilas tentang Chiller

Pengertian Chiller
Mempelajari apa itu pengertian chiller membuat kita harus mengenal lebih jauh seputar sistem pendingin udara dengan tujuan untuk bermacam keperluan. Chiller adalah mesin refrigerasi yang memiliki fungsi utama mendinginkan air pada sisi evaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ). Pada sistem pendinginan ini dikenal beberapa jenis chiller berdasarkan kompressor dan kondensornya. Lebih jauh mengenai apa dan bagaimana sistem tersebut bekerja mari kita lanjutkan pada pembahasa cara kerja chiller pada sistem pendingin.

Cara Kerja Chiller
Membahas lebih lanjut tentang cara kerja chliller mari kita lihat pada uraian berikut. Penarikan panas atau kalor dimulai pada evaporator. Heat Exchanger disini adalah sebuah pipa yang ada pipa lain didalamnya, berfungsi untuk mengalirkan air pada pipa besar sedangkan pip didalamnya berfungsi mengalirkan udara atau refrigeran. Seperti yang terlihat pada gambar dibawah:



Pada bagian Heat Exchanger seperti diatas berlangsung proses pertukaran kalor antara refrigeran yang dengan air. Kalor dari air ditarik ke refrigeran sehingga setelah melewati Heat exchanger menyebabkan air didalamnya menjadi semakin dingin.
Air yang sudah menjadi dingin tersebut lalu diteruskan mengalir ke AHU (Air Handling Unit) yang berfungsi untuk menjadikan udara menjadi dingin. AHU terdiri dari Heat exchanger yaitu pipa dengan kisi-kisi yang mempunyai fungsi utama mendinginkan air dan udara dengan proses pertukaran antara kedua komponen tersebut sehingga menghasilkan suhu tertentu sesuai yang di inginkan.
Air yang dalam kondisi dingin ini akan melewati AHU kemudian suhunya akan naik karena pertukaran kalor dari udara, kemudian air tersebut diteruskan kembali ke chiller untuk di dinginkan lagi. Begitulah seterusnya cara kerja chiller ini berulang-ulang sehingga dapat membantu mendinginkan udara misalnya pada sistem pendingin ruangan atau Air Conditioner.

Berdasarkan jenis cara pendinginan kondensornya :
Air Cooler
Mesin refrigerasi dengan pendinginan udara (air cooled chiller), pada prinsipnya hampir sama dengan split duct AC, tetapi dalam ukuran besar. Unit mesin ini pada umumnya berada diatas atap beton dari sebuah bangunan.
Komponen utama dari 1 unit ACC adalah 2 kompresor atau lebih, dengan katup ekspansi dan evaporator berada dalam unit utama, termasuk kondensornya. Evaporator mendinginkan air dan air dingin disirkulasi kesetiap tingkat melalui alat pengatur udara (air handling unit) atau disingkat AHU. Dari AHU dengan blower besar menyalurkan udara dingin, yang diperoleh dari hembusan melalui pipa-pipa aliran air dingin unit utama diatas, keruangan yang akan dikondisikan. Udara dingin yang masuk kedalam ruangan dari

AHU ini diatur dengan diffuser yang ada disetiap ruangan,  Atau kadang-kadang dengan pipa-pipa langsung keruangan melalui alat kipas koil (Fan coil unit) atau disingkat FCU.
Dalam desain gedung, bila menggunakan air cooled chiller perlu diperhatikan lokasi dan luas atap beton untuk penempatan unit-unit chillernya. Yang sering kurang diperhatikan dalam desain atap untuk air cooled chiller adalah akses untuk pemeliharaan unit tersebut. Ada kalanya terjadi perubahan desain dari water cooled chiller ke air cooled chiller, karena terutama masalah waktu instalasi ataupun keadaan air setempat. Tetapi perubahan seperti itu pada akhirnya berakibat fatal terhadap konstruksi air cooled chiller tersebut yang mengambil ruang (space) apa adanya.


Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat

Cara Mudah Merapikan Mainan Anak

Sebuah rumah yang memiliki anak-anak pasti akan penuh dengan mainan. Tetapi jika mainan tersebut dibiarkan berserakan akan membahayakan bagi semua orang, malah akan membuat pusing kepala, dan bisa berbahaya. Contohnya saja, mainan dengan roda bisa membuat kaki Anda tersandung, sementara mainan dengan ujung yang tajam dapat menyebabkan cedera.

Berikut beberapa cara mudah merapikan mainan anak di rumah agar senantiasa terorganisir:

  • Mengatur ruang terpisah antara kamar tidur dan ruangan menyimpan mainan anak-anak. Libatkan anak-anak saat menyimpan mainan di tempat yang tepat. Buatlah kegiatan yang menyenangkan dengan mengubahnya menjadi sebuah permainan.
  • Jika kamar anak kecil dan tidak ada ruang penyimpanan yang cukup untuk mainan, Anda tidak perlu membeli lemari. Cara mudah merapikan mainan anak bisa juga dengan cara mengumpulkan mainan di bak plastik atau bahkan cat kaleng dan letakkan di bawah tempat tidur.
  • Lalu, libatkan anak-anak untuk melukis atau menggambar karakter kartun favorit mereka di koran atau kertas. Bungkus kaleng cat dengan gambar tersebut. Anak-anak akan lebih semangat untuk merapikan mainan jika kotak penyimpanannya lucu.
  • Jika menyimpan mainan di bawah tempat tidur pun tidak bisa, cobalah dengan cara menggantung keranjang atau kain warna-warni di tembok. Pakai saja selimut yang sudah tidak dipakai. Keranjang ini akan lebih mudah dijangkau sehingga mereka bisa menempatkan kembali setelah selesai bermain.
  •  Memilah mainan sesuai ukuran dan menempatkan pada penyimpanan yang sesuai. Keranjang yang tinggi untuk mainan panjang seperti pedang, raket tenis, pistol-pistolan. Sedangkan kotak sepatu untuk mainan kecil seperti mobil atau blok kayu.
  •  Di setiap rumah, umumnya selalu ada tumpukan mainan lama yang sudah tidak dipakai lagi. Sebaiknya, berikan mainan ini kepada orang yang membutuhkan. Mainan baru saja yang diletakkan di tempat penyimpanan.
  • Perhatikan mainan apa saja yang sering digunakan anak dan membuang mainan yang paling sedikit digunakan. Menyumbangkannya ke panti asuhan atau bank mainan akan lebih baik. Namun, jangan memberikan mainan rusak, sebaiknya dibuang saja.

Kuncinya, jangan menumpuk mainan yang sebenarnya sudah tiga bulan atau lebih tidak disentuh Si Kecil, ya!

Cara Lembut Kembangkan Karpet Rumah Tanpa Cuci

Karpet rumah kalau dibersihkan dengan hanya divacum saja dan lama tidak dicuci akan terasa kurang
lembut dan biasanya lepek (kurang mengembang bulu bulunya). Apabila kita mau mencucinya maka proses pengeringannya agak lama.dan biasanya kalau kita tidak mengerti caranya maka karpet akan berbau apek atau tak sedap.

Kalau karpet anda masih bersih tapi terasa kurang lembut dan lepek. Kami akan berbagi tips melembutkan dan mengembangkan bulu karpet anda secara manual dan sederhana.

Peralatan yang dibutuhkan
  • Vacum Cleaner
  • Hand sprayer (Sprayer untuk menyemprot tanaman) yang kecil saja.
  • Timba kecil
  • Hand brush lembut.
  • Softener pelembut dan pewangi.
  • Beberapa lap handuk dan lap kain putih, kering dan bersih
Langkah Kerja
  • Tuangkan larutan Softener pelembut dan pewangi  botol sprayer
  • Isi timba kecildengan air bersih
  • Bentangkan karpet dilantai dan bersihkan dengan vakum cleaner
  • Bersihkan noda-noda pada karpet terlebih dahulu dengan cara dispoting ( cara untuk spoting karpet telah kami bahas di Atasi tumpahan/Spotting Carpet )
  • Semprotkan softener pelembut dan pewangi secara merata pada permukaan karpet (untuk melembutkan dan memberi aroma wangi pada karpet).
  • Gosok - gosok dengan lap handuk, bilas Lap handuk ditimba (yang berisi air bersih) apabila sudah kotor. lakukan secara keseluruhan dan merata
  • Keringkan dengan lap kering, sampai hampir benar - benar kering
  • Keringkan memakai mesin wind blower untuk mengeringkannya kalau tidak ada bisa dengan kipas angin
  • Setelah kering vakum kembali dengan vakum cleaner dan karpet siap di set up kembali.
Yang harus kita perhatikan
  • Periksa karakter dan warna pada karpet.
  • Lakukan secara bertahap dan merata mulai dari atas dan tepi lebih dahulu.
  • Beri Warning Sign pada bagian karpet yang telah dibersihkan agar tidak terinjak sebelum kering.
  • Jangan menggunakan sikat yang kasar karena akan merusak bulu karpet
  • Jangan menggunakan terlalu basah agar lem karpet tidak terkelupasdan proses pengeringan cepat.
  • jikalau karpet sudah kotor, cara mencucinya bisa dilihat di Mencuci Karpet Secara Manual
Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat

Membersihkan Saluran Air AC yang Buntu Lumut

Seringkali kita mendapat unit indoor AC airnya menetes (Bocor), dan waktu terjadi bocor sangat menjengkelkan, kita harus menyediakan timba atau bak untuk kebocorannya.
Sebenarnya unit indoor AC telah di rancang dengan sedemikian bagus oleh pabrik-pabrik pembuat unit AC, termasuh memberi instalasi saluran pembuangan air atau yang sering kita kenal talang pembuangan.
Talang air di sini berfungsi untuk menampung tetesan air dari evaporator yang kemudian akan mengalir melalui selang instalasi pembuangan air.
Mungkin anda bertanya, kenapa kalau memang sudah di rancang dengan talang penampung air berserta instalasi pembuangan AC tetap bocor ?
Untuk penyebab AC bocor air pada unit indor itu karenakan :
  1. Kondensasi yang berlebih karena aliran udara tidak lancar (filter atau evaporator AC kotor)
  2. Talang penampung air dan selang instalasinya tersebut tersumbat kotoran dan lendir (lumut) karena AC sering digunakan. Namanya juga selalu dalam keadaan dingin lama kelamaan pasti akan menyebabkan adanya lendir (lumut) yang bisa menyumbat instalasi selang pembuangan.
Kami akan berbagi cara mengatasinya :
Peralatan yang dibutuhkan:
  • Obeng untuk membuka baut pada Casing indoor
  • Ember dan gayung
  • Sedotan air untuk minuman
  • Vacum Cleaner wet and dry (kalau dibutuhkan)
  • Pembersih toilet (porstek atau vixal/sejenisnya) bila dibutuhkan
  • Kantong plastik (untuk menutupi bagian elektrikal biar tidak terkena cipratan air)
Langkah Kerja:
  • Isi timba dengan air secukupnya
  • Matikan AC dan cabut sumber listriknya.
  • Singkirkan benda-benda di bawah unit indoor AC agar leluasa dan tidak terkena tetesan air.
  • Tahap berikutnya adalah buka dudukan filter udara  dengan melepas sekrup dengan menggunakan obeng plus. Posisi sekrup ada pada gambar berikut. Sekrup pada bagian bawah tertutup cover plastik. buka covernya baru buka sekrupnya.
  • Untuk membuka cover plastiknya dorong  covernya dengan menggunakan ujung obeng. Setelah itu buka sekrupnya.
  • Setelah itu buka  dudukan filter udara dengan melepas terlebih dahulu board display AC. 
  • Tutupi unit elektrik dengan kantong plastik untuk menghindari cipratan air
  • Bersihkan filter udara
  • Bersihkan bagian penampungan air kondensasi
  • Bersihkan lubang saluran air pada bagian ujung penampungan air kondensasi.
  • Tuang air ke penampungan air kondensasi bagian kiri perlahan-lahan. Tujuannya adalah untuk menggelontorkan sisa-sisa kotoran dan juga untuk test apakah saluran pembuangan air tersumbat.
  • Apabila tersumbat tiup ujung pembuangan air dengan sedotan minuman dengan air yang kita kumur dimulut
  • Tuang air ke penampungan air kondensasi bagian kiri perlahan-lahan. Tujuannya adalah untuk menggelontorkan sisa-sisa kotoran dan juga untuk test apakah saluran pembuangan air sudah tidak tersumbat dan air sudah tidak menetes lagi.
Apabila air masih tidak lancar dan masih tersumbat, maka kita harus mencari ujung saluran drainasenya dan sedot ujung drainase pembuangan air AC dengan vacum.
dan apabila kita tidak menemukan ujung saluran drainase (biasanya tertanam) dan apabila kita tidak mempunyai vacum cleaner maka kita bisa menggunakan Cairan Pembersih toilet (porstek atau vixal/sejenisnya). dengan langkah.
  • Tuang Cairan pembersih secara perlahan ke penampungan air kondensasi bagian kiri perlahan-lahan sampai agak penuh. Tujuannya adalah untuk menggelontorkan sisa-sisa kotoran dan juga untukmembersihkan  saluran pembuangan airdari lumut (karena cairan pembersih toilet dapat membersihkan dan membunuh lumut).
  • Tunggu cairan pembersih bereaksi 5-10 menit
  • Apabila sudah bereaksi dan cairan pembersihnya habis maka tambahkan lagi hingga salurannya lancar.
  • Setelah saluran lancar,Tuang air ke penampungan air kondensasi bagian kiri perlahan-lahan. Tujuannya adalah untuk menggelontorkan sisa-sisa kotoran dan juga untuk test apakah saluran pembuangan air sudah tidak tersumbat dan air sudah tidak menetes lagi.
Catatan: 
  1. Kami sarankan untuk menggunakan jasa pihak yang mempunyai kompetensi dibidangnya.
  2. Usahakan anda service rutin minimal 2 bulan sekali untuk merawat AC anda supaya tidak terjadi kebocoran air.
  3. Selalu bersihkan filter/penyaring udara minimal 1 minggu sekali pada unit indoor AC anda.
  4. Minta kepada teknisi yang merawat AC anda untuk selalu menyemprot selang pembuangan dan membersihkan talang penampung air pada unit indoor AC anda pada setiap kali service.
Semoga bermanfaat - Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami


Aplikasi Cat dasar

Sebelum dilakukan pengecatan dengan cat tembok aplikasikan terlebih dahulu cat dasar alkali sealer, yang
berfungsi memberikan lapisan dibawah cat tembok sehingga memperkecil kontak langsung dengan alkali tembok. Selain itu alkali sealer berfungsi memberikan lapisan warna putih sehingga dapat mempercepat penutupan warna cat tembok pada dinding. Alkali sealer berbeda dengan cat putih. Penggunaan cat putih sebagai dasaran pengecatan tidak akan menghindari kontak langsung alkali tembok dengan cat, tetapi hanya berfungsi membantu daya tutup cat tembok saja.
Fungsi dari cat dasar adalah sebagai berikut :
  • Merekatkan cat baru pada dinding lama (lapisan pengikat top coating).
  • Menutup pori-pori atau permukaan yang tidak rata. Setelah penggunaan plamir  masih dimungkinkan adanya pori-pori kecil pada dinding dan kurang rata,maka digunakan cat dasar untuk menyempurnakannya.
  • Mencegah alkali masuk ke lapisan cat.Kandungan alkali yang tinggi, terutama pada dinding yang masih baru, bisa merusak cat dinding Anda. Penggunaan cat dasar berguna untuk menjadi penyekat antara lapisan dinding dalam dan luar, sehingga kandungan alkali tidak akan masuk ke lapisan cat. Dengan mencegah alkali masuk ke lapisan cat, maka cat akan terhindar dari pengapuran.
  • Menghemat penggunaan cat akhir.Biasanya untuk mendapatkan hasil pengecatan yang maksimal, kita harus mengaplikasikan cat akhir sampai berkali-kali (3 kali). Dengan menggunakan cat dasar terlebih dahulu, warna cat akhir akan tampak lebih indah meskipun hanya mengaplikasikan 2 lapis.
  • Membuat kualitas pengecatan menjadi lebih halus dan warna menjadi sempurna.
Macam-macam jenis cat dasar di pasaran adalah sebagai berikut :
  •     Undercoat tembok / alkali resisting primer.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang mempunyai sifat khusus yaitu daya tahan terhadap alkali yang tinggi,daya pengisi dan daya lekat yang sangat baik sekali dan dapat menghemat penggunaan cat akhir karena mempercepat proses perolehan warna akhir yang diinginkan. Disarankan untuk digunakan pada permukaan tembok baru dengan plesteran semen/beton yang telah kering sempurna.Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air.
  •     Water sealer water based.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang tidak mengandung pewarna (transparan).digunakan untuk memperbaiki daya lekat cat lama yang telah mengapur atau melapisi permukaan tembok yang telah dihilangkan lapisan cat lamanya. Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air.
  •     Water Proofing wall sealer.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang tidak mengandung pewarna ( transparan).khusus di formulasikan untuk cat dasar pada tembok lama/baru dari plesteran beton / semen yang lembab, Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air. Khusus untuk water proofing sealer antara setiap lapisan cat dasar harus dibiarkan selama 24 jam sebelum dilakukan pengecatan ulang lagi.
Langkah krja dan tahapan Aplikasi
Bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan
  •     Cat Dasar
  •     Kertas Gosok
  •     Hand brush
  •     Kertas koran dan lakban (untuk penutup)
  •     Spons dan dan detergent pembersih
  •     Kuas cat ukuran 3dim 1 pcs dan Roller bar
  •     Tempat untuk cat dinding
  •     Alat pengaduk
Langkah Kerja
  •     Bersihkan Dinding. Langkah pertama, bersihkan tembok terlebih dahulu sebelum melakukan pengecatan dasar. Membersihkan tembok bisa membuat kotoran, debu, minyak, atau noda hilang sehingga hasil maksimal bisa Anda dapatkan. Untuk membersihkan dinding, bisa menggunakan spons yang sedikit dibasahkan campuran air dan deterjen. Kalau ada noda yang agak sulit berantas, Anda bisa menggunakan sikat dengan bulu agak kasar.
  •     Lindungi permukaan bingkai jendela dan Pintu.Pastikan untuk melindungi bagian yang tidak ingin Anda cat dengan kertas koran bekas atau lakban. Seperti dinding dekat bingkai jendela, kusen, bagian bawah dinding dekat lantai, bahkan lantai sekalipun. Gunanya adalah ketika pengecatan selesai Anda bisa dengan mudah mengelupaskan kertas koran atau lakban yang ditempel, tanpa meninggalkan noda cat di mana-mana.
  •      Encerkan cat dasar dengan air 30-35 persen dari total berat cat. (Untuk lebih maksimal tanpa dicampur air)
  •     Cat di bagian yang sulit. Mulai terlebih dahulu bagian yang sulit dijangkau dengan alat roller bar, seperti sudut antara dinding dan lantai, dekat bingkai jendela, dekat kusen, dan lengkungan lainnya. Dengan begitu, hasil cat akan terlihat lebih rapih, dan tidak ada cemoreng cat di bagian yang tidak diinginkan.
  •     Gunakan tehnik W. Untuk efisiensi, mulailah pengecatan dari sudut tembok dan buat huruf W tanpa mengangkat roller bar. Per tiga kaki, atau sekira 91 cm (1 kaki, 30.48 cm) dari sudut yang sama, mulai dari atas sampai dengan bawah dinding. Ketika sudah terisi, kini Anda bisa puaskan cat keseluruh dinding dengan panduan garis W tadi.
Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat

Terima kasih telah membaca artikel kami,  selamat mencoba dan nantikan Tips Rawat Rumah berikutnya.

Perbandingan Tipe Freon R32, R22, R410A

Tiap - tiap freon AC mempunyai karekter yang berbeda - beda, dalam hal ini kami akan berbagi informasi tentang perbedaan dari freon tersebut


Perbandingan Tipe Freon


Jenis Freon
ODP
GWP
Cooling Index
Flammability
R22
0.05
1810
100
TIDAK
R410A
0
2090
92
TIDAK
R32
0
675
160
RENDAH





Keterangan:
  • ODP adalah Ozone Depletion Potential alias Potensi Perusakan Ozone
  • GWP adalah Global Warming Potential alias Potensi Pemanasan Global
  • Cooling Index adalah angka index dingin
  • Flammability adalah Tingkat mudah terbakar Freonnya.
Dari tabel diatas kita bisa melihat beberapa hal:
Freon R32 lebih ramah lingkungan dibandingkan R410A sekalipun karena memiliki GWP yang lebih rendah dibanding R22 dan R410A
  • Freon R32 memiliki angka index dingin yang JAUH LEBIH TINGGI bahkan dari R22, jadi tidak akan ada lagi komplen bahwa pake AC Inverter jadi lebih tidak dingin.
  • Freon R32 memang memiliki potensi mudah terbakar yang lebih tinggi dari R22 dan R410A namun jangan takut karena tidak dapat membuat AC meledak bahkan ketika rumah anda kebakaran.
Jadi setelah melihat penjelasan diatas, harusnya anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih menggunakan AC yang menggunakan Freon R32 ataupun R410A sesuai peraturan pemerintah. 

Tabung Freon yang beredar di Indonesia ada 3, yang berwarna hijau adalah tabung Freon R22, yang berwarna pink atau merah muda adalah tabung Freon R410A, sedangkan tabung Freon R32 akan berwarna biru. Jadi jangan sampai salah ya, karena bila AC anda diisi oleh Freon yang tidak seharusnya, kompressor AC pasti akan jebol.  
freon R22, freon R32 dan Freon 410A TIDAK KOMPATIBEL satu sama lain jadi freon TIDAK BOLEH dicampur ataupun DIGANTI jenisnya. Jadi walaupun Freon AC habis karena bocor atau alasan apapun, tetap harus diisi ulang dengan Freon tipe bawaan ACnya. Satu-satunya cara untuk mengganti Freon AC misalkan dari R22 ke R32 adalah dengan membeli AC yang baru yang sudah menggunakan Freon R32. Tidak ada cara lain.


Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat

Terima kasih telah membaca artikel kami,  selamat mencoba dan nantikan Tips Rawat Rumah berikutnya.

Masalah Pada Compressor AC

Ada beberapa Permasalahan yang terjadi pada sebuah compressor AC. Antara lain adalah :

Masa Pemakaian
Unit AC yang sudah melalui masa pakai cukup lama biasanya adalah ketidakmampuan compressor AC tersebut untuk memampatkan dengan baik gas refrigerant atau freon AC ke tekanan yang cukup.

Unit AC kotor
Unit Out door kotor , meyebabkan pressure Freon meningkat sehingga   ampere compressor pun ikut naik. Apabila ampere compressor melebihi standart maka compressor pun akan cepat mengalami over temperature / kerusakan.

SOLUSI : Bersihkan unit out door dan indoor secara rutin.
Freon Habis
Kehabisan Freon dapat menyebabkan kerja compressor sangat berat hal ini dikarenakan Freon yang mana sebagai media pendingin  sudah tidak ada lagi didalam system, sedangkan permintaan energy dingin terus berlangsung.
SOLUSI : Cari titik kebocoran sebelum ditambah Freon, biasanya terjadi pada sambungan neple pipa tembaga, bisa kurang kencang, bisa juga pipa pecah atau hasil pleringan melipat.
CIRI – CIRI : Ada bekas oli yang keluar pada sambungan tersebut.
Tegangan listrik yang fluktuatif
Tegangan listrik yang fluktuatif dapat menyebabkan compressor AC tidak bekerja dengan baik sehingga AC kehilangan kemampuan pendinginan., yang akan meyebabkan ampere meningkat.
SOLUSI : Alangkah baiknya kalau dipasang stabilizer tegangan, hal ini akan menyebabkan mesin mesin rumah tangga lebih awet.
Posisi Pemasangan Unit AC
Posisi Pemasangan Unit AC. Pastikan pemasangan AC anda benar, posisi kondensor  harus lebih rendah dari posisi evaporator, kenapa?
Apabila kondensor  diatas maka oli pada compressor akan sangat mudah turun ke evaporator, sedangkan untuk kembali ke kondensor oli sangat susah. Hal ini menyebabkan bussing pada AS compressor mudah aus. Al hasil compressor macet.
SOLUSI : Pasanglah AC secara benar.

Apabila compressor yang mengalami Permasalahan tersebut dipaksa bekerja tanpa ada perbaikan lebih lanjut maka siap siap compressor anda akan macet lalu terbakar.
Untuk compressor macet sendiri bisa disebabkan adanya kerak oli yang menempel pada klep sehingga klep dan pompa macet.
SOLUSI : Lepaskan compressor dari unit, buang oli yang ada didalam compressor, bersihkan sisa oli compressor menggunakan  R11, tembak dengan R22 agar kotoran mudah keluar, hidupkan compressor dengan putaran terbalik ( caranya tukar terminal capasitor ) 

ulangi sampai 3 x.
Masalah - masalah lain yang sering terjadi pada compressor AC diantaranya adalah; compressor sulit hidup, berisik dan terbakarnya compressor.

Ada sedikit tips mengatasi compressor macet
tips 1 

  • cek amper compressor dengan tang amper
  • periksa overload apakah masih berfungsi dengan baik.
  • periksa oli yg ada pada compressor, bila kurang oli tambahkan dengan oli compressor.
  • ganti strainer dan pipa kapilernya yg mungkin sudah tersumbat.
  • bersihkan outdoor unit apabila condenser tertutup oleh debu/kotoran.
  • buka plat pembatas ruangan compressor, agar panas compressor dapat dibuang oleh fan motor outdoor unit.
tips 2 
  • pergunakan starting capasitor atau perbesar nilai micro pada running capasitor.
  • balik putaran arah compressor dengan memindahkan kabel power yg berada pada running capasitor keposisi kaki running capasitor yg disebelahnya dan coba dlm beberapa detik, setelah itu kembalikan pada posisi semula.
  • masukan tekanan freon pada pipa hisap/suction ketika compressor mulai start.
  • pukul dengan martil pada bagian mekanik compressor.
  • naikkan tegangan listrik untuk mencoba memutar mekanik compressor
Namun apabila gulungan compressor sudah terbakar, maka lebih baik anda beli compressor baru.


mohon maaf bila ada kekurangan

Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat
Terima kasih telah membaca artikel kami,  selamat mencoba dan nantikan Tips Rawat Rumah berikutnya.

Tips Membersihkan Peralatan Stainless Steel

Stainless steel adalah besi baja tahan karat yang mengandung Kromium. Pada peralatan yang terbuat dari stainless steel kadar kromiumnya 10% dan kemampuan tahan karat didapatkan oleh terbentuknya lapisan film oksida Kromium, dimana lapisan oksida ini menghalangi proses oksidasi besi.
Meskipun peralatan stainless steel tahan terhadap karat akan tetapi tidak tahan terhadap noda dan apalagi noda kerak air. Apabila permukaan stainless jarang kita bersihkan maka akan terlihat kusam dan lama kelamaan akan menimbulkan bintik-bintik hitam dan memicu karat pada peralatan stainless anda. Peralatan stainless dapat kita jumpai pada gagang pintu, keran air atau shower kamar mandi, kitchen set, pagar dll.
Kami akan berbagi tips membersihkan dan merawatnya mulai dari perawatan rutin hingga cara membersihkan noda yang membandel.

Untuk perawatan dan pembersihan pada kitchen set :
  • Cuci selalu peralatan habis pakai dengan detergen lembut menggunakan spons, bilas lalu keringkan.
  • Bila anda ingin memolesnya dan membuatnya mengkilap bisa menggunakan cuka putih/zitrun dicampur dengan sedikit air, gosok secara berlahan dengan spons atau scoth brite, bilas lalu keringkan.
  • Bila ada noda membandel dan sulit dibersihkan, anda dapat membersihkannya dengan pasta gigi. Oleskan pasta gigi ke peralatan anda, gosok secara perlahan dengan menggunakan spons atau scoth brite, bilas lalu keringkan.
Untuk perawatan dan pembersihan pada peralatan kamar mandi  :
  • Pada noda ringan anda cukup membersihkannya dengan soft detergent atau bisa menggunakan Glass cleaner. Cuci kran air, shower set, gagang pintu kamar mandi, hanger (apabila terbuat dari stainless) dengan soft detergent menggunakan spons atau scoth brite. Bilas lalu keringkan
  • Apabila terdapat kerak air, bersihkan dengan menggunakan pasta gigi seperti yang sudah kami jelaskan di Manfaat Pasta Gigi untuk Kebersihan, bilas lalu keringkan
  • Jikalau noda Kerak air tebal dan membandel anda bisa menggunakan Cuka putih atau Zitrun dan setelah itu dibersihkan ulang dengan pasta gigi.
Untuk perawatan dan pembersihan pada peralatan yang lain  :
  • Untuk pagar stainless, perlengkapan dari stainless, ornamen, dinding, dll. Anda dapat membersihkannya dengan dicuci menggunakan detergent bilas dan bersihkan.
  • Apabila terdapat noda anda dapat menggunakan chemical stainless cleaner (outosol, Zipp, dll) dengan cara digosokkan dengan spons lalu bilas dengan damp cloth bersih, kemudian olesi dengan baby oil yang sudah kami jelaskan pada Manfaat Minyak Bayi (baby oil) untuk kebersihan
Perlu kita perhatikan :
  • Hindarkan dari benda tajam yang dapat menimbulkan goresan karena akan menggores lapisan anti karatnya
  • Hindarkan dari peralatan pembersih dan chemical pembersih yang bersifat abrasive
  • Hindarkan dari chemical yang mempunyai kadar asam yang tinggi (HCL, Soda api dan sejenisnya). akan merusak permukaan stainless dan menimbulkan noda hitam (seperti terbakar) dan merubah warna stainless dan susah sekali dibersihkan.
Hal yang terbaik adalah melakukannya tiap hari dan secara teratur. Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami