Aplikasi Cat dasar

Sebelum dilakukan pengecatan dengan cat tembok aplikasikan terlebih dahulu cat dasar alkali sealer, yang
berfungsi memberikan lapisan dibawah cat tembok sehingga memperkecil kontak langsung dengan alkali tembok. Selain itu alkali sealer berfungsi memberikan lapisan warna putih sehingga dapat mempercepat penutupan warna cat tembok pada dinding. Alkali sealer berbeda dengan cat putih. Penggunaan cat putih sebagai dasaran pengecatan tidak akan menghindari kontak langsung alkali tembok dengan cat, tetapi hanya berfungsi membantu daya tutup cat tembok saja.
Fungsi dari cat dasar adalah sebagai berikut :

  • Merekatkan cat baru pada dinding lama (lapisan pengikat top coating).
  • Menutup pori-pori atau permukaan yang tidak rata. Setelah penggunaan plamir  masih dimungkinkan adanya pori-pori kecil pada dinding dan kurang rata,maka digunakan cat dasar untuk menyempurnakannya.
  • Mencegah alkali masuk ke lapisan cat.Kandungan alkali yang tinggi, terutama pada dinding yang masih baru, bisa merusak cat dinding Anda. Penggunaan cat dasar berguna untuk menjadi penyekat antara lapisan dinding dalam dan luar, sehingga kandungan alkali tidak akan masuk ke lapisan cat. Dengan mencegah alkali masuk ke lapisan cat, maka cat akan terhindar dari pengapuran.
  • Menghemat penggunaan cat akhir.Biasanya untuk mendapatkan hasil pengecatan yang maksimal, kita harus mengaplikasikan cat akhir sampai berkali-kali (3 kali). Dengan menggunakan cat dasar terlebih dahulu, warna cat akhir akan tampak lebih indah meskipun hanya mengaplikasikan 2 lapis.
  • Membuat kualitas pengecatan menjadi lebih halus dan warna menjadi sempurna.
Macam-macam jenis cat dasar di pasaran adalah sebagai berikut :
  •     Undercoat tembok / alkali resisting primer.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang mempunyai sifat khusus yaitu daya tahan terhadap alkali yang tinggi,daya pengisi dan daya lekat yang sangat baik sekali dan dapat menghemat penggunaan cat akhir karena mempercepat proses perolehan warna akhir yang diinginkan. Disarankan untuk digunakan pada permukaan tembok baru dengan plesteran semen/beton yang telah kering sempurna.Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air.
  •     Water sealer water based.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang tidak mengandung pewarna (transparan).digunakan untuk memperbaiki daya lekat cat lama yang telah mengapur atau melapisi permukaan tembok yang telah dihilangkan lapisan cat lamanya. Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air.
  •     Water Proofing wall sealer.Cat dasar dengan bahan emulsi acrylic 100% yang tidak mengandung pewarna ( transparan).khusus di formulasikan untuk cat dasar pada tembok lama/baru dari plesteran beton / semen yang lembab, Cara menggunakannya adalah tanpa dilakukan pengenceran dengan air. Khusus untuk water proofing sealer antara setiap lapisan cat dasar harus dibiarkan selama 24 jam sebelum dilakukan pengecatan ulang lagi.
Langkah krja dan tahapan Aplikasi
Bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan
  •     Cat Dasar
  •     Kertas Gosok
  •     Hand brush
  •     Kertas koran dan lakban (untuk penutup)
  •     Spons dan dan detergent pembersih
  •     Kuas cat ukuran 3dim 1 pcs dan Roller bar
  •     Tempat untuk cat dinding
  •     Alat pengaduk
Langkah Kerja
  •     Bersihkan Dinding. Langkah pertama, bersihkan tembok terlebih dahulu sebelum melakukan pengecatan dasar. Membersihkan tembok bisa membuat kotoran, debu, minyak, atau noda hilang sehingga hasil maksimal bisa Anda dapatkan. Untuk membersihkan dinding, bisa menggunakan spons yang sedikit dibasahkan campuran air dan deterjen. Kalau ada noda yang agak sulit berantas, Anda bisa menggunakan sikat dengan bulu agak kasar.
  •     Lindungi permukaan bingkai jendela dan Pintu.Pastikan untuk melindungi bagian yang tidak ingin Anda cat dengan kertas koran bekas atau lakban. Seperti dinding dekat bingkai jendela, kusen, bagian bawah dinding dekat lantai, bahkan lantai sekalipun. Gunanya adalah ketika pengecatan selesai Anda bisa dengan mudah mengelupaskan kertas koran atau lakban yang ditempel, tanpa meninggalkan noda cat di mana-mana.
  •      Encerkan cat dasar dengan air 30-35 persen dari total berat cat. (Untuk lebih maksimal tanpa dicampur air)
  •     Cat di bagian yang sulit. Mulai terlebih dahulu bagian yang sulit dijangkau dengan alat roller bar, seperti sudut antara dinding dan lantai, dekat bingkai jendela, dekat kusen, dan lengkungan lainnya. Dengan begitu, hasil cat akan terlihat lebih rapih, dan tidak ada cemoreng cat di bagian yang tidak diinginkan.
  •     Gunakan tehnik W. Untuk efisiensi, mulailah pengecatan dari sudut tembok dan buat huruf W tanpa mengangkat roller bar. Per tiga kaki, atau sekira 91 cm (1 kaki, 30.48 cm) dari sudut yang sama, mulai dari atas sampai dengan bawah dinding. Ketika sudah terisi, kini Anda bisa puaskan cat keseluruh dinding dengan panduan garis W tadi.
Bila anda Menginginkan hasil dan perawatan yang maksimal serahkan pada Ahlinya Hubungi Kami
Semoga Bermanfaat

Terima kasih telah membaca artikel kami,  selamat mencoba dan nantikan Tips Rawat Rumah berikutnya.

0 comments:

Post a Comment