Dendrobium phalaenopsis (Anggrek larat)


Klasifikasi Ilmiah
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas: Liliidae
Ordo: Orchidales
Famili: Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan)
Genus: Dendrobium
Spesies: Dendrobium phalaenopsis


Sinonim
Callista bigibba [Lindley]Kuntze 1891; Callista phalaenopsis (Fitzg.) Kuntze 1891; Callista sumneri [ F. Muell.] Kuntze 1891; Dendrobium biggibum [common mispelling], Dendrobium bigibbum f. compactum (C.T.White) G.Piper 1950; Dendrobium bigibbum f. phalaenopsis (Fitzg.) St.Cloud 1956; Dendrobium bigibbum f. superbium G.Piper 1950; Dendrobium bigibbum subvar candidum [Rchb.f.] Veitch 1888; Dendrobium bigibbum subvar. compactum (C.T.White) St.Cloud 1956; Dendrobium bigibbum subvar. superbum (Rchb.f.) H.J.Veitch 1887; Dendrobium bigibbum var. albopurpuratum auct. 1895; Dendrobium bigibbum var. album F.M.Bailey 1902; Dendrobium bigibbum var candidum Rchb.f. 1878; Dendrobium bigibbum var. macranthum F.M.Bailey 1895; Dendrobium bigibbum var. phalaenopsis (Fitzg.) F.M.Bailey 1883; Dendrobium bigibbum var sumneri [F. Mueller]F.M.Bailey 1883; Dendrobium bigibbum var. superbum Rchb.f. 1878 Dendrobium lithocola D.L.Jones & M.A.Clem. 1989; Dendrobium phalaenopsis Fitzg. 1880; Dendrobium phalaenopsis var. albopurpureum auct 1895; Dendrobium phalaenopsis var. album B.S.Williams 1894; Dendrobium phalaenopsis var. album auct. 1895; Dendrobium phalaenopsis var. chamberlainianum auct. 1894; Dendrobium phalaenopsis var. compactum C.T.White 1941; Dendrobium phalaenopsis var. dellense B.S.Williams 1894; Dendrobium phalaenopsis var. highburyense auct. 1894; Dendrobium phalaenopsis var. hololeuca auct. 1895; Dendrobium phalaenopsis var. lindeniae auct. 1902; Dendrobium phalaenopsis var. rothschildianum Kraenzl. 1892; Dendrobium phalaenopsis var. rubescens Nash 1914; Dendrobium phalaenopsis var. schroderianum Rolfe 1891; Dendrobium phalaenopsis var. schroederianum W.Watson 1891; Dendrobium phalaenopsis var. splendens auct. 1906; Dendrobium phalaenopsis var. statterianum auct. 1891; Dendrobium phalaenopsis var. thundersleyense auct. 1905; Dendrobium sumneri F. Mueller 1867; Vappodes bigibba (Lindl.) M.A.Clem. & D.L.Jones 2002; Vappodes lithocola (D.L.Jones & M.A.Clem.) M.A.Clem. & D.L.Jones 2002; Le Petit Larousse des Orchidees Lecoufle

Kerabat Dekat
Anggrek Karawai, Anggrek Merpati, Anggrek Albert, Anggrek Stuberi, Anggrek Jamrud, Anggrek Karawai, Anggrek Kelembai

Anggrek larat adalah salah satu bunga identitas Indonesia khususnya di Maluku.Tumbuhan ini memiliki nama ilmiah Dendrobium phalaenopsis. Nama anggrek larat diambil dari nama Pulau Larat yang ada di Kepulauan Maluku.Pulau Larat adalah pulau dimana anggrek larat pertama kali ditemukan.Seperti halnya anggrek lainnya, anggrek larat juga termasuk tumbuhan epifit.Jenis bunga ini dalam Bahasa Inggris disebut cooktown Orchid

Habitat
Habitat asli anggrek larat ialah daerah agak kering dengan ketinggian 400 meter diatas permukaan laut. Anggrek larat tumbuh di daerah dengan suhu antara 50F hingga 90F. Apabila tanaman ini berada pada suhu yang sedikit lebih tinggi atau rendah tanaman masih tetap toleran dan tidak menimbulkan efek buruk bagi tanaman. Tanaman endemik Maluku ini dapat hidup pada kelembaban antara 50% dan 60%. Secara umum dapat dikatakan bahwa anggrek larat hidup pada kelembaban rendah dan agak kering. Suhu dingin yang lembab dapat menyebabkan tanaman anggrek larat yang sedang berbunga menjadi busuk.

Penanaman
Budidaya anggrek larat kini sudah mulai dilakukan supaya tanaman ini tidak punah. Pembudidayaan anggrek sebaiknya dilakukan pada lahan yang terkena sinar matahari langsung saat pagi hari. Lahah yang digunakan untuk menanam anggrek seharusnya di beri semacam tirai untuk menaungi tanaman saat matahari mulai menyengat. Meskipun membutuhkan sinar matahari langsung, anggrek larat juga tidak tahan apabila terlalu panas, jadi saat suhu sangat panas disiang hari sebaiknya dipindah ke tempat yang lebih teduh.

Anggrek larat termasuk dalam tumbuhan hijau yang hijau sepanjang tahun. Meskipun habitatnya pada tempat yang agak kering tetapi tanaman ini harus segera disiram saat mendekati kekeringan. Penyiraman sebaiknya dilakukan dua hari sekali atau lima hari sekali melihat kondisi tanaman.
Proses pemumukan diperlukan supaya anggrek larat dapat tumbuh dengan subur. Pupuk yang baik untuk anggrek jenis ini adalah makanan hijau dari hutan. Apabila penyiraman menggunakan keran atau air sumur maka tanaman tersebut sebaiknya dipupuk dua atau tiga kali saat bulan dengan suhu panas dan setiap bulan sekali saat musim hijan atau saat udara memiliki udara lembab.
Anggrek larat dapat ditanam di dalam pot dengan menggunakan media tanam kasar. Media tanam kasar tersebut adalah terdiri dari campuran kayu cemara, potongan kulit kayu, perlite, dan arang. Media tanam diganti saat mulai longgar dan mulai membusuk. Tanaman anggrek larat yang masih muda membutuhkan banyak air sedangkan yang sudah dewasa sedikit membutuhkan air. Pot yang dapat digunakna adalah pot dari plastik atau gerabah.

Ciri ciri fisik
Bunga anggrek larat berwarna ungu muda, putih, serta kombinasinya. Mahkota bunga terdiri dari enam bagian mahkota bunga.[3] Bunga anggrek larat tersusun pada satu tangkai panjang. Setiap satu tangkai panjang ini terdapat banyak kuntum bunga.

Semakin sehat daun tanaman anggrek larat, maka bunganya juga akan mekar dengan baik. Daun anggrek larat berbentuk panjang dnegan daging daun yang tebal. Daun anggrek larat ini memiliki tekstur kaku dengan warna mulai dari hijau muda hingga hijau tua serta mengkilat dibagian permukaan daun. Daun tersusun melekat pada batang, saling melekan dengan daun lain.

Anggrek ini dikategorikan sebagai tanaman yang dilindungi berdasarkan Peraturan pemerintah Nomor 7 tahun 1999. Sehingga tumbuhan berfamili Orchidaceae ini tidak diperbolehkan diperjualbelikan kecuali untuk generasi ketiga. Generasi ketiga adalah tumbuhan hasil penangkaran yang telah mendapatkan izin dari pihak yang berwenang, biasanya BKSD.
Bagikan